DATA SCIENCE LEARNING PATH 2022

250

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Tak bisa dipungkiri, Data Science jadi magnet skill berkekuatan besar. Selain karena lowongannya bertebaran di berbagai sektor, skill ini diperkirakan akan terus terpakai.

Buat Anda yang bukan dari background jurusan IT atau Statistik, nggak usah berkecil hati! Banyak kok Data Heroes IYKRA yang berlatarbelakang di luar jurusan tersebut.

Biar nggak bingung, ini dia

IYKRA’s recommendation for Junior Data Scientist’s Learning Path in 2022

Step 1 – Intro to Data Science (DS)

Step 2 – Data Viz (Tableau or Power BI)

Step 3 – Programming
Writing SQL
Python Programming for DS
UNIX Command

Step 4 – Statistics for DS

Step 5 – Exploratory Data Analysis

Step 6 –
Explainable Machine Learning (Supervised and Unsupervised Learning)
Model Deployment

Step 7 – Big Data Tools for DS

Step 8 – Business & Legal

The next step is performing Analytic Portfolio Project (APP) for Data Scientists with Real Clients!

Good Luck, Anak Data!

Well, ini konten saya buat copy-nya dan sudah dipercantik oleh tim Kreatif IYKRA dan sudah naik di sini.

Bagi Anda yang tertarik mendalami Data Science, silakan gabung di kelas online Data Science Foundation Udemy di sini.

Kalideres, 20 Desember 2021

Musik yang Menemani Anak Data (1)

228

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Beberapa waktu lalu, saya dan tim kreatif IYKRA ingin membuat video yang out of the box. Di luar kebiasaan. Video pa itu?

Saya punya ide agar ada yang menemani anak data ketika bekerja atau belajar. Ini dia video pertama dari kami. Curated by Lufti.

Musik yang menemani anak data

Kalideres, 27 November 2021

Speech Outline for Data Fellowship Batch #6 Graduation

227

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hari ini, Jumat, 26 November 2021, saya diminta hadir oleh tim B2C IYKRA dalam acara Graduation.

Saya tidak menyiapkan script seperti pertama kali saya buat waktu di Data MBA. Hanya menggunakan pokok-pokok pembicaraan. Apa saja?

  1. Pembuka: Selamat kepada 10 Data Engineer dan 22 Data Scientist lulusan Data Fellowship IYKRA Batch 6
  2. Flashback tentang modul yang saya ajarkan: Business and Legal, serta Supervised Learning ++
  3. Pesan #1 Maintain curiousity level di level yang tinggi
  4. Pesan #2 Menurunkan arogansi intelektual kita itu sangat penting
  5. Pesan #3 Salah satu cara belajar yang terbaik adalah mengajar
  6. Penutup: Sukses dan Semoga berhasil!
Lulusan Data Fellowship Batch #6
Data Fellowship Batch #6 IYKRA – graduation

Semangat!

Kalideres, 26 November 2021

Mengenal GDPR

214

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Pernah nggak sih kalian bertanya-tanya gimana ya, caranya sebuah perusahaan mengelola datanya secara etis?

Kemarin mimin belajar di salah satu kelas data IYKRA, tentang legal dalam data. Salah satunya ngebahas tentang GDPR.

Wiiih, apa sih GDPR itu?

GDPR atau General Data Protection Regulation, merupakan suatu regulasi yang mengubah dasar-dasar bagaimana cara memanfaatkan data secara etis oleh berbagai sektor mulai dari kesehatan, perbankan, dan sebagainya.

Siapa Saja yang Terikat?
Aturan ini mengikat sebuah perusahaan yang melakukan bisnis dengan Uni Eropa dan masyarakat Uni Eropa, tanpa terikat oleh lokasi.

Sebagai contoh, Facebook yang berkantor pusat di Amerika Serikat menjalankan ‘bisnis’ di Uni Eropa. Secara hukum mereka harus tunduk pada aturan ini.

Gimana sih detail aturannya?

GDPR mengharuskan data pribadi disimpan menggunakan nama samaran ataupun secara full anonim.

Privacy setting juga harus diatur dengan setting-an tertinggi secara default.

Bila sebuah perusahaan atau institusi ingin mengambil sebuah data pribadi, maka mereka harus secara jelas menyatakannya. (Biasanya ini ada di TnC yang mimin jarang banget baca. Huhu…)

Perusahaan juga diharuskan menyatakan tujuan pengambilan data, seberapa lama data tersebut akan disimpan dan apakah data tersebut akan dibagikan kepada pihak ketiga atau keluar dari Uni Eropa.

What’s in it for the data owners?
Aturan ini juga memungkinkan setiap individu di Uni Eropa untuk meminta salinan dari data mereka yang sudah dikoleksi oleh perusahaan dan memiliki hak untuk menghapus data pribadi yang tidak mereka inginkan dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Perusahaan yang mengalami kebocoran data juga harus melaporkannya dalam 72 jam jika hal tersebut mempengaruhi data penggunanya.

Tapi ini kan aturan Eropa, aturan Indonesia udah ada belum ya, anak data?

8 SKILL TERKINI ANTI FOMO

Tantangan Menulis Hari ke-188

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Setelah merenung selama cuti panjang ini, saya mencoba merunut tujuh skill apa saja yang diperlukan oleh tiap manusia modern ini agar tetap survive di Industry 4.0. Mari diminyak, eh simak.

  1. Menulis: caption socmed, skrip di video, review produk, artikel, dll.
  2. Desain: desain grafis, desain vektor, desain web, desain rumah, desain produk, dll.
  3. Coding: mobile app, Python, SQL, cloud computing, dll.
  4. Video editing: Adobe Premiere Pro, Adobe After Effects, Final Cut Pro, Camtasia, dll.
  5. Public Speaking: Presentasi, interview, komunikasi, desain slide
  6. Digital Marketing: SEO, Paid Ads, socmed, email marketing
  7. Data: Statistika, Coding (Python, SQL, Unix), Proses Bisnis
  8. Perencanaan Keuangan dan Investasi: Saham, reksadana, cryptocurrency

Ya, nggak usah dipelajari semuanya. Pilih dua atau tiga aja udah oke banget, kok. Yang penting kalian suka menjalaninya.

Kalideres, 18 Oktober 2021

Visualisasi Data #12: Square Area

Tantangan Menulis Hari ke-185

Square area adalah salah satu visual yang memanfaatkan luas area untuk memperlihatkan data yang dimiliki. Visual yang mirip dengan waffle ini sangat ampuh untuk menunjukkan nilai kuantitas dua atau lebih kategori yang berbeda. Contoh dari visual square area chart ini dapat diilustrasikan pada Gambar berikut

Contoh Visual Square Area yang menggambarkan Statistik Dunia (Erickson, 2019)

Sumber: 100people.org

Kalideres, 15 Oktober 2021

TAMAT.

Visualisasi Data #8: Horizontal Bar Chart

Tantangan Menulis Hari ke-181

Horizontal Bar chart merupakan salah satu alternatif favorit untuk menyajikan data kategorikal. Mengapa? Karena horizontal bar chart sangat berguna apabila Anda memiliki kategori-kategori yang jumlah karakternya panjang, sehingga legenda yang disajikan dalam sumbu vertikal makin mudah dibaca. Insting kita dalam membaca dari kiri atas terlebih dahulu menjadi kelebihan, sehingga nama kategori akan terbaca terlebih dahulu ketimbang nilainya. Seperti vertical bar charthorizontal bar chart dapat mewakili satu seri, dua seri, dan multi seri.

Grafik Kependudukan DKI Jakarta Disajikan dalam Horizontal Bar Chart

Kalideres, 11 Oktober 2021

Visualisasi Data #7: Vertical Bar Chart

Tantangan Menulis Hari ke-180

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro


Apabila Anda pernah mendengar pendapat bahwa sebaiknya kita menghindari grafik batang, karena saking umumnya grafik ini, maka perlu Anda buang jauh-jauh pendapat tersebut. Menggunakan grafik batang justru menguntungkan sekali, mengingat peserta sebagian besar sudah paham cara membacanya.

Grafik Kependudukan DKI Jakarta Disajikan dalam Vertical Bar Chart

Pada vertical bar chart, Anda dapat menyajikan data satu seri, dua seri, bahkan multiseri. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati karena semakin banyak seri yang disajikan ke dalam grafik batang, semakin sulit bagi Anda untuk memahami insight dan fokus dalam satu waktu. Jangan lupa juga bahwa antara satu grup kategori ke kategori lainnya juga butuh jarak yang bertujuan untuk membedakan suatu group dengan yang lainnya.

Kalideres, 10 Oktober 2021

Visualisasi Data #6: Slopegraph

Tantangan Menulis Hari ke-179

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Apabila kita ingin membandingkan dua periode waktu yang berbeda dan hendak mengetahui apakah kedua periode tersebut cenderung naik atau turun, maka slopegraph dapat menjadi alat bantu visual yang baik dan efisien.

Survey Kepuasan Karyawan yang Disajikan dalam Slopegraph 2018 vs 2019

Bayangkan Anda ingin menyajikan data dari survey kepuasan karyawan terhadap perusahaan dari tahun 2018 ke 2019. Slopegraph dapat terlihat pada Gambar di atas, di mana grafik tersebut menggambarkan kepuasan gaji dan insentif yang naik, kepuasan kepemimpinan yang tetap, sedangkan kepuasan pengembangan karier, lingkungan kerja, dan performa manajemen justru turun dari tahun 2018 ke 2019.

Slopegraph memiliki informasi ganda, di mana yang pertama adalah nilai absolut yang terdapat pada kategori (2018 dan 2019). Yang kedua adalah informasi yang diwakili oleh garis yang menunjukkan apakah nilainya naik atau turun.

Kalideres, 9 Oktober 2021

Bersambung