SELAMAT NATAL 2021

255

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hari ini kami sekeluarga staycation di sebuah hotel. Hotel tempat kami menginap bernama Hotel Hilton Garden Inn. Letaknya di Cengkareng, Jakarta Barat. Berseberangan dengan dengan Mall Taman Palem. Satu kompleks dengan mall Green Sedayu dan apartemen.

Kami menunggu dari pukul 2 hingga 3:30 sore untuk proses check in. Aneh. Benar-benar menguras emosi. Kata sang resepsionis, keterlambatan ini disebabkan oleh proses sterilisasi kamar. Mengingat kamar yang kami booking ini tipe family dan cukup besar.

Pihak management akhirnya memberikan minuman segar sebagai pengganti keterlambatan check in. Ya, lumayan lah.

Terdapat empat ruangan dalam kamar hotel. Ruang TV. Kamar mandi. Kamar utama. Dan, kamar anak. Kamar utama dilengkapi dengan king-size bed. Kamar anak dilengkapi dengan twin size beds.

Cukup luas. Dan, kami puas.

Kami pun lantas melakukan kegiatan seperti foto bersama, buka kado natal, berenang, makan, dan bercengkerama.

Selamat Natal!

Kalideres, 25 Desember 2021

MALAM NATAL 2021

254

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Malam natal ini, kami tidak muluk-muluk. Di rumah saja. Saya dan Kiran mengikuti misa dari Katedral Jakarta. Pukul 4 sore. Sementara mamanya masih bertugas di Rumah Sakit. Pulangnya agak malam, sehingga saya putuskan untuk duluan misa.

Makna natal bagi saya adalah kehadiran. Saya sedang belajar untuk merasakan betapa Tuhan hadir dalam hidup saya. Sehingga perasaan dicintai itu terus ada. Mau ada tanda atau tidak. Yang pasti Tuhan selalu ada di hati.

Saya sudah penuh dan utuh, ketika semua anggota keluarga sehat. Meskipun tidak bisa menyentuh secara fisik. Bercakap-cakap secara langsung.

Selamat natal! Sugeng Natal! Merry Christmas!

Kalideres, 24 Desember 2021

SABAR, IKHLAS, DAN BERSYUKUR

212

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Apakah Anda merasa segala sesuatu pengin serba cepat?

Semua harus tertata sesuai rencana?

Apa-apa yang kita inginkan itu HARUS berhasil?

Apa-apa yang kita mau WAJIB cepat didapat?

Mungkin Anda perlu sabar, ikhlas, dan bersyukur.

Terima kasih.

Kalideres, 11 November 2021

TENTANG TUGAS-TUGAS KECIL

204

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Orang yang menyelesaikan tugas-tugas kecilnya dengan sungguh-sungguh, meskipun terkadang dianggap sepele oleh sebagian besar orang pada umumnya, menunjukkan betapa besar rasa syukurnya terhadap apa yang telah dia miliki maupun belum dimilikinya.

Dengan demikian, orang tersebut bisa sedikit demi sedikit mendapatkan tugas yang lebih besar dari sebelumnya.

Tuannya dapat mempercayainya dengan sukacita. Karena kepercayaan itu tidak dibangun dalam semalam saja.

Terinspirasi dari Lukas 16:10

“Barangsiapa setia dalam perkaraperkara kecil, ia setia juga dalam perkaraperkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkaraperkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkaraperkara besar.”

Kalideres, 3 November 2021

66 Daftar Penulis Alkitab

Tantangan Menulis Hari ke-170

Beberapa waktu yang lalu saya menerima atu referensi yang menarik terkait Alkitab. Siapa saja penulisnya?

open pocket bible on green surface
Alkitab – sumber dari sini

Yuk, disimak 66 kitab dan para penulisnya di artikel ini.

KITAB-KITAB DAN PARA PENULIS:

1) Kejadian: ditulis oleh Musa
2) Keluaran: ditulis oleh Musa
3) Imamat: ditulis oleh Musa
4) Bilangan: ditulis oleh Musa
5) Ulangan: ditulis oleh Musa
6) Yosua: ditulis oleh Yosua
7) Hakim-Hakim: ditulis oleh Samuel
8) Rut: ditulis oleh Samuel
9) 1 Samuel: ditulis oleh Samuel; Gad; Natan
10) 2 Samuel: ditulis oleh Gad; Nathan
11) 1 Raja-Raja: ditulis oleh Yeremia
12) 2 Raja-Raja: ditulis oleh Yeremia
13) 1 Tawarikh: ditulis oleh Ezra
14) 2 Tawarikh: ditulis oleh Ezra
15) Ezra: ditulis oleh Ezra
16) Nehemia: ditulis oleh Nehemia
17) Ester: ditulis oleh Mordekhai
18) Ayub: ditulis oleh Musa (atau kemungkinan ditulis Ayub)
19) Mazmur: ditulis oleh Daud dan lainnya
20) Amsal: ditulis oleh Raja Salomo; Agur; Lemuel
21) Pengkhotbah: ditulis oleh Raja Salomo
22) Kidung Agung: ditulis oleh Raja Salomo
23) Yesaya: ditulis oleh Yesaya
24) Yeremia: ditulis oleh Yeremia
25) Ratapan: ditulis oleh Yeremia
26) Yehezkiel: ditulis oleh Yehezkiiel
27) Daniel: ditulis oleh Daniel
28) Hosea: ditulis oleh Hosea
29) Yoel: ditulis oleh Yoel
30) Amos: ditulis oleh Amos
31) Obaja: ditulis oleh Obaja
32) Yunus: ditulis oleh Yunus
33) Mikha: ditulis oleh Mikha
34) Nahum: ditulis oleh Nahum
35) Habakuk: ditulis oleh Habakuk
36) Zefanya: ditulis oleh Zefanya
37) Hagai: ditulis oleh Hagai
38) Zakharia: ditulis oleh Zakharia
39) Maleakhi: ditulis oleh Maleakhi
40) Matius: ditulis oleh Matius
41) Markus: ditulis oleh Markus
42) Lukas: ditulis oleh Lukas
43) Yohanes: ditulis oleh Yohanes
44) Kisah Para Rasul: ditulis oleh Lukas
45) Roma: ditulis oleh Paulus
46) 1 Korintus: ditulis oleh Paulus
47) 2 Korintus: ditulis oleh Paulus
48) Galatia: ditulis oleh Paulus
49) Efesus: ditulis oleh Paulus
50) Filipi: ditulis oleh Paulus
51) Kolose: ditulis oleh Paulus
52) 1 Tesalonika: ditulis oleh Paulus
53) 2 Tesalonika: ditulis oleh Paulus
54) 1 Timotius: ditulis oleh Paulus
55) 2 Timotius: ditulis oleh Paulus
56) Titus: ditulis oleh Paulus
57) Filemon: ditulis oleh Paulus
58) Ibrani: ditulis oleh Paulus (masih diteliti oleh para ahli kitab)
59) Yakobus: ditulis oleh Yakobus
60) 1 Petrus: ditulis oleh Petrus
61) 2 Petrus: ditulis oleh Petrus
62) 1 Yohanes: ditulis oleh Yohanes
63) 2 Yohanes: ditulis oleh Yohanes
64) 3 Yohanes: ditulis oleh Yohanes
65) Yudas: ditulis oleh Yudas
66) Wahyu: ditulis oleh Yohanes

Yuk, yang baru tahu tunjuk tangan!

Saya terus terang kagum dengan para penulis yang pada zamannya begitu lihai. Mereka menulis dengan tangan, menggunakan tinta dari bulu ayam. Tidak semudah sekarang dengan mengetik.

Kalideres, 20 September 2021

INSPIRASI HUMOR TEBAK-TEBAKAN TENTANG ALKITAB

Tantangan Menulis Hari ke-163

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Sabtu, 11 September 2021. Saya ikut pembekalan pengurus lingkungan via Zoom dari Gereja SMI Kalideres. Dari sana saya mendapatkan suatu selingan humor yang menarik. Bikin saya ketawa seharian. Istri saya pun juga ikut gembira.

Sayang, saya hanya ingat satu pertanyaan. Apa itu?

Delapan Huruf, huruf kedua A, huruf keempat T.

Semua akan indah pada …

_ A _ T _ _ _ _

Jawabannya adalah … (Silakan cek jawaban di postingan selanjutnya).

Kalideres, 12 September 2021

AKU INI JANGAN TAKUT: IDE SOAL UNTUK MATERI SEKOLAH MINGGU

Tantangan Menulis Hari ke-158

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hari itu hari Minggu. 5 September 2021. Semalam saya sudah mempersiapkan beberapa pertanyaan. Untuk siapa? Buat adik-adik BIA (Bina Iman Anak) Santa Monica Wilayah 2 dan 3 Paroki Santa Maria Imakulata Kalideres.

Karena ini bulan Kitab Suci Nasional 2021, perikop injil yang diambil adalah dari Injil Matius 14:22-33. Yesus Berjalan di Atas Air.

Pada intinya, adik-adik diharapkan memiliki rasa percaya penuh kepada Tuhan. Jangan merasa takut.

Ini dia pertanyaannya.

1. Apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus setelah naik ke atas bukit?

2. Siapakah murid yang mendatangi Tuhan Yesus pada saat berjalan di atas air?

3. Apa yang dikatakan Yesus ketika murid-muridnya berkata, “Itu hantu!”?

4. Saat Petrus juga sempat akan tenggalam, apa yang dikatakan Tuhan Yesus?

5. Di akhir perikop, apa yang dikatakan oleh murid-murid Yesus?

Semua jawaban dari pertanyaan di atas ada di perikup yang tadi saya sebutkan, ya. Teman-teman dari KAJ (Keuskupan Agung Jakarta) juga sudah menyediakan materinya selama BKSN2021.

Acara berjalan lancar.

Meskipun masih via zoom, adik-adik masih bisa mengikuti dengan sukacita dan senang. Semua dapat poin! Hehe.

Kalideres, 6 September 2021

MENGAPA KITA TERUS MELAYANI TUHAN?

Tantangan Menulis Hari Ke-150

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Sore hari. Pukul enam sore. Saya mengikuti rapat Wilayah 3 Lingkungan St. Agustinus Kalideres. Anak saya sedang makan malam. Istri saya sedang mengerjakan tugas-tugasnya.

Pada mata acara pertama, ada renungan yang dibawakan oleh Pak Onasis Wahyu. Beliau mengangkat satu perikop dalam Alkitab, khususnya Surat Rasul Paulus Bab 12:1-10.

Ada ayat emas yang kita pelajari apa yang menjadi kehendak Allah kepada kita saat ini. Yaitu Bab 12 ayat 2.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kira-kira pelayanan apa yang berkenan kepada Allah?

Pak Onasis menanyakan empat pertanyaan kepada beberapa para leaders.

  1. Kepada Ibu Rosa, waktu ditunjuk menjadi Korwil yang baru. Kira-kira apa yang membuat dan mendasari sehingga tawaran korwil ini diterima? Pada saat pemilihan itu saya sedang sakit. Jujur, saat itu saya bingung apa yang saya lakukan. Hanya Diam. Lalu sore harinya, berdoa kepada Tuhan. Dan, saya akhirnya mau melayani.
  2. Kira-kira kenapa pak Robin mau menjadi ketua Lingkungan s.d. dua kali? Karena teman-teman lingkungan percaya, saya bawa dalam doa.
  3. Kenapa Bu Yanti masih mau melayani? Karena yang lain tidak mau. Jadi saya mau. Meskipun saya tidak terlalu bisa mencatat dengan rapi, saya mau melayani.
  4. Kenapa Bu Emil mau melayani? Pertama-tama kaget. Bu Rosa menelepon dan meminta saya untuk menjadi Wakil ketua. Namun, karena rasa syukur saya terhadap kehidupan yang ada di sini, akhirnya saya ingin melayani untuk kemuliaan Tuhan.

Efesus 2:8-9.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman. Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah. Itu bukan hasil pekerjaanmu. Jangan ada orang yang memegahkan diri. Kita diselamatkan bukan karena usaha atau hasil pekerjaan kita di dunia ini. Kita tidak pantas memegahkan diri.

Jika kita berhasil pun, yang dimuliakan adalah nama Tuhan.

Roma 12:14

Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama.

Karunia dan talenta Tuhan yang diberikan itu berbeda-beda.

Kalau kita mau melayani, bukan pada logika atau apa yang bisa saya lakukan. Tetapi apa yang Tuhan kehendaki

Roma 10:2-3

Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat w untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Bagaimana cara tahu kehendak Tuhan? Baca Alkitab.

Rangkuman:

To receive Christ cost nothing. To follow Christ cost something. To serve Christ cost everything

  • Waktu pasti dikorbankan
  • Tenaga sudah selayaknya diberikan
  • Keahlian juga dipergunakan.
  • Uang juga sering dikeluarkan
  • Harga diri perlu ‘diturunkan’ agar tidak mudah tersinggung.

Kesimpulan: Kita mesti bisa membedakan mana yang baik dan kurang berkenan kepada Allah.

Lagu penutup: Jadikan kami Satu

Kalideres, 30 Agustus 2021

JIKA HIDUP MASIH TERGANGGU DARI HINAAN DAN PUJIAN ORANG LAIN, WASPADALAH!

Tantangan Menulis Hari ke-148

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Ketika hidup bermasyarakat, bekerja, atau berorganisasi, Anda pasti pernah merasakan berbagai macam hal.

Mulai dari hubungan yang manis hingga pahit. Erat sampai renggang. Kaku hingga seketika luwes. Formal sampai kasual. Macam-macam. Gado-gado alias Nano-nano.

Setiap pribadi saja unik. Bisa dihitung, jumlah interaksi yang terjalin di dunia ini berapa? Akan melebihi populasi penduduk dunia, dengan nilai kombinasi n(n-1), bukan?

Pada saat saya usia enam sampai 18 tahun, lingkungan sekolah menjadi sandbox saya. Ketika bergaul dengan teman-teman sebaya atau berinteraksi dengan guru-guru, dekat maupun yang tidak, rasa sensitif sering muncul. Wajar. Bisa jadi karena saya belum berpengalaman. Masih minim pembelajaran.

Apa saja persoalannya? Seorang guru pernah ada yang nyinyirkok ketua kelas awake cilik banget. Sopo sing arep nggatekne? Dituduh cari muka sama kawan. Sok belajar, kalau guru melihat. Sampai mendapatkan pujian yang tidak tulus. Di depan mata dielu-elukan karena A-B-C, tetapi di belakang terdengar ngedumel dan menyebarkan ketidaksukaan. Alias ngegibah.

Ketika sekarang jadi pemimpin tim, ada saja drama yang terjadi. Sehingga harus saya pikirkan bagaimana menjaga agar dinamika tim terus mengalir dengan cantik. Tetap bisa memiliki ruang untuk tumbuh baik secara individu maupun kelompok.

Benar saja, semakin sering diuji, semakin saya banyak belajar. Tidak terlalu mempersoalkan hinaan atau cacian. Bahkan tidak butuh dan maruk lagi dengan pujian. Mau komentar positif atau negatif, ya terima-terima aja. Bagaikan bus malam, ya tetap maju lancar.

Ah, jadi teringat sebuah pepatah dari seorang pesohor toleran. Gus Dur. “Orang yang masih terganggu akan hinaan dan pujian, berarti ia masih hamba amatiran.”

Image
Sumber: Twitter @nahdlatululama

Hidup adalah sebuah paket lengkap. Bukan pilih-pilih menu ala carte di restoran. Maunya manis-manis semua. Yang pahit-pahit di tinggal. Maunya dipuji terus. Giliran dihina, balas lagi dengan lebih dari hinaan. Kapan damainya? Belajarlah menerima seutuhnya.

Kalideres, 27 Agustus 2021

Pernah terbit di sini pada 23 November 2020

KESETIAAN DALAM PERKARA-PERKARA KECIL

Tantangan Menulis Hari Ke-145

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Photo by Seth Doyle on Unsplash

Seminggu yang lalu saya merasa ‘penuh’. Sesak dengan variasi emosi, tepatnya. Ada perasaan kesal. Marah. Senang. Geregetan. Campur aduk.

Ada saja hal yang menurut saya nggak perlu gitu. Tetapi jadinya ya, gitu deh.

Terkadang setelah terbangun tengah malam alias nglilir, saya sulit tidur lagi. Ini kenapa?

Usut punya usut, kalau saya refleksikan. Ini ada kaitannya dengan masalah pekerjaan. Ada tantangan baru. Ada target tertentu yang mesti dicapai.

Lantas dalam perjalanan, sebagai leader, saya ada perasaan ‘kurang percaya’. Utamanya pada saat saya melihat hasil-hasilnya. Sering kali ada hal-hal kecil yang tidak bisa dipenuhi sesuai janji. Mengenai waktu. Kualitas pekerjaan. Pola pikir. Kedisiplinan.

Benar ayat Alkitab yang disabdakan Tuhan Yesus dalam Lukas 16 ayat 10:

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”

Kepercayaan itu dibangun dari hal-hal kecil. Janji-janji kecil yang dipenuhi akan meningkatkan trust.

Jika yang mudah-mudah saja tidak bisa. Apalagi yang susah?

Kalideres, 24 Agustus 2021