Menaikkan Level Percaya Diri saat Presentasi

Artikel ini merupakan ringkasan buku TED TALKS: The Official TED Guide to Public Speaking yang dikarang oleh Chris Anderson.

Buku TED Talks The official TED Guide to Public Speaking

Sesuai dengan judulnya, buku ini merupakan panduan resmi TED Talks untuk berbicara di depan umum. Sebuah buku komprehensif yang mengetengahkan lima ide utama yang saling berurutan, yaitu dasar-dasar presentasi, alat-alat berbicara, proses persiapan, manggung, dan refleksi.

Buku ini menuntun saya kembali ke akar tujuan berbicara. Khususnya dalam hal berbicara di depan umum, tidak ada gunanya apabila gagasan yang akan disampaikan kepada pikiran audience tidak memiliki makna (worth). Begitu banyak buku panduan bergenre sama menekankan bahasa tubuh, karisma, dan postur tubuh. Namun, buku ini menekankan pada inti dari kata-kata yang ingin di sampaikan sehingga memberikan nilai yang besar kepada audience. Yang paling saya ingat dari buku ini adalah pernyataan bahwa bukan masalah public speaking saja, melainkan apakah ide yang disampaikan itu bermakna atau tidak.

Dikaitkan dengan dunia pekerjaan di bidang data, tentunya keahlian ini menjadi nilai yang sangat diperhatikan, mengingat akan menjadi titik temu bagi para profesional data untuk menyampaikan hasill pengolahan data kepada audience dengan baik. Apakah temuan-temuan yang dipilih oleh profesional data bermakna dan bermanfaat bagi audience? Semakin mereka merasakan kedekatan dan keuntungan dari apa yang Anda sampaikan, semakin Anda memberikan kesan yang mendalam.

Karena kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya Anda akan mengingat saya seperti layaknya iklan parfum.

Memahami, Mengumpulkan, dan Memberikan Uang

Tidak sedikit orang memiliki pemahaman yang kurang tepat mengenai keberadaan uang. Ada yang merasa uang adalah segalanya dan harus dimiliki sebanyak-banyaknya. Ada yang merasa uang adalah sumber dari kekuasaan dan kejahatan. Ada juga yang merasa uang merupakan alat untuk mencapai tujuan yang lebih mulia, karena dapat dipakai untuk membantu sesama.

Buku Money, Know More, Make More, Give More karangan Rob Moore

Pada pembukaan buku ini diberikan penjelasan mengenai mitos-mitos tentang uang terlebih dahulu. Kemudian dipaparkan mengenai apa uang itu sebenarnya. Nilai uang, kepercayaan, emosi, penguasaan uang, sampai sistem dan strategi uang dibahas di buku ini.

Sebagai seorang pekerja di bidang data, buku ini membuka wawasan dan pemahaman saya terkait dengan bisnis dan keuangan yang menjadi dasar mengapa proyek data dicanangkan. Seperti dalam metodologi Cross Industry Standard Platform for Data Mining, business understanding menjadi langkah awal dalam pekerjaan proyek data. Acapkali faktor gula-gula yang terlibat adalah uang, meskipun proyek tersebut digawangi oleh organisasi non-profit.

Dari kacamata personal, Anda dapat belajar untuk memahami uang, menghasilkan uang, meskipun tidak secara konkrit dituliskan, dan hidup dengan lebih tenang dan layak. Semoga Anda akan jadi beruang dalam beberapa bulan ke depan. Hehe. Tetapi bukan jadi kayak gini ya!

Beruang Kutub Lucu (Photo by Hans-Jurgen Mager on Unsplash)

Mengarahkan Pola Pikir

Judul Buku: Mindset: The new Psychology of Success

Pengarang: Carol Dweck

Carol S. Dweck, Ph. D. Book: Mindset, the new psychology of success.

Siapa yang tidak ingin sukses? Siapa yang tidak ingin hidupnya memberikan impact terhadap orang banyak? Tentunya sebagian besar pasti mau, ya. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa untuk mewujudkannya, kita disarankan untuk mengubah pola pikir kita ke arah yang lebih baik. Yang lebih baik itu seperti apa?

Yang paling saya ingat dalam buku ini adalah pembahasan mengenai dua macam pola pikir. Yang pertama adalah pola pikir tetap (fixed mindset). Yang kedua adalah pola pikir bertumbuh (growth mindset). Kedua pola ini memiliki ciri-ciri tertentu, misalnya pola pikir tetap itu cenderung mencari pujian dari pihak lain. Apabila tidak ada pujian atau justru mendapatkan kritik yang keras, dia tidak bergerak maju. Bisa stagnan, atau mundur. Sedangkan  pola pikir bertumbuh cenderung memiliki motivasi internal, sehingga tidak diberikan pujian pun, mendapatkan kritik sekeras apa pun, pribadi yang memiliki pola pikir bertumbuh akan terus maju. Di samping itu, penulis juga memberikan konsep budaya kerja di kelompok ataupun organisasi, lebih dari sekedar individu. Dengan pola pikir yang tepat, Anda dapat memotivasi, mengajarkan, dan mencintai tim Anda untuk mengubah hidup mereka atau Anda sendiri ke arah yang lebih baik.

Profesional data tidak lain tidak bukan dituntut untuk tetap memiliki pola pikir bertumbuh. Buat apa? Supaya yang mereka kerjakan terus menerus diperbaharui, sehingga kualitas dan kuantitas hasil karya akan meningkat. Buku ini cocok untuk siapa saja yang ingin tetap positif mengembangkan potensi yang ada di dalam hidupnya untuk berkarya.

Kalau saya nih lagi suka berkarya bikin lagu-lagu. Semoga bisa teteap konsisten, ya guys! Sampai saat ini baru merilis delapan. Mudah-mudahan bisa nge-hits seperti bang Ariel Noah dan temen-temen nge-band nya. Hehe.

Sejak jumpa kita pertama… ku langsung jatuh cinta… Aseeeeek.

Dahsyatnya Kekuatan Memberi

Saya sering mendengar pepatah yang berbunyi “Semakin banyak memberi, semakin banyak menerima”. Tetapi untuk soal ini, saya sering goyah. Kadang naik, kadang turun. Kadang goyang kiri, kadang goyang kanan. Beri nggak ya? Kasih nggak ya? Kira-kira pantasnya berapa ya? Singkat kata, tingkat kepercayaan saya terhadap pepatah tersebut berubah-ubah.

Buku The Power of Giving karya Azim Jamal dan Harvey McKinnon

Buku ini mencerahkan pemahaman kepada saya akan kekuatan memberi yang maha dahsyat. Tidak hanya melulu tentang uang, karena di situ dituliskan apabila kita memberi waktu, pengalaman, pengetahuan, atensi, dll., kepada orang lain, mereka merasakan betapa berharganya dia di mata kita. Kekuatan yang mereka dapatkan dari perbuatan memberi akan menular kepada siapa pun. Kita juga suatu saat akan mendapatkan yang tidak kita duga-duga, bahkan lebih dari apa yang sudah kita beri. Bagaikan efek domino yang tak pernah selesai.  

Sebagai pekerja di bidang data yang sering memberikan pengajaran, buku ini menguatkan saya dalam rangka menjaga motivasi belajar dan mengajar data kepada para peserta didik maupun pendidik. Bagi yang ingin menemukan makna kehidupan dan kebahagiaan lewat memberi, silakan baca buku ini.

Oiya, sedikit saran, buku ini tidak begitu terstruktur, sehingga Anda dapat lompat-lompat membaca bab yang Anda mau baca bagaikan seekor kodok ngorek.

Yuk, nyanyi. Kodok ngorek, kodok ngorek, ngorek pinggir kali… Hehe.

Menjadikan Presentasi Kekuatan Anda untuk Meraih Sukses

Judul Buku: Presentation Power: Menjadikan Presentasi Kekuatan Anda untuk Meraih Sukses

Pengarang: Pusta Hery Kurnia

Presentation Power | Shopee Indonesia
Presentation Power, buku karya Pusta Hery Kurnia

Grogi dan detakan jantung mungkin pernah Anda rasakan ketika melakukan presentasi. Meskipun segala persiapan sudah dilakukan, tetap saja ada yang belum sempurna. Perasaan itu wajar saja, karena artinya Anda merasa bahwa presentasi yang dilakukan ini sangat penting dan menentukan hidup Anda. Bisa saja hal ini terjadi dalam presentasi skripsi, thesis, atau disertasi. Atau bisa saja dalam memaparkan produk atau jasa kepada klien.

Buku ini memberikan Anda pemahaman tentang apa saja yang dapat menjadi modal presentasi. Mulai dari persiapan konten, bagaimana membuka dan menutup presentasi, dan bagaimana cara menyampaikan materi dengan penuh kekuatan. Dituliskan pula bagaimana teknik berbicara dadakan, menjawab pertanyan audiens, dan mendesain PowerPoint yang efektif.

Seiring dengan bertambahnya jam terbang, tentunya keahlian presentasi ini dapat diraih dengan cepat, tanpa grogi yang berlebihan dan maksud tersampaikan kepada audiens. Singkat kata, buku ini sangat TIDAK cocok untuk Anda yang hanya membeli dan membacanya tanpa mempraktikkan. Hehe. Menurut pepatah Bahasa Jawa yang saya ubah sedikit, “Iso jalaran saka kulina” yang dalam Bahasa Inggris, artinya “Practice makes perfect.” Selamat membaca dan mencobanya!   Pepatah asli jawa yang saya maksud adalah: Wiwiting tresno jalaran soko kulina. Artinya? Googling aja yah! Usaha dikit…

Memenangkan Hati

Siapa yang tidak ingin hidupnya berkualitas dan dikelilingi oleh teman-teman yang bersifat mendukung? Siapa yang tidak ingin hidupnya dapat menarik hati dan mempengaruhi orang lain secara positif? Untuk mencapai hal tersebut tidak lain tidak bukan perlu dimulai dari diri sendiri.

How to Win Friends and Influence People by Dale Carnegie

Sebuah buku yang berjudul “How to Win Friends and Influence People” ini memaparkan 30 prinsip yang dapat Anda aplikasikan. Beberapa prinsip yang dibahas antara lain Anda tidak disarankan mengkritik, menghujat, atau menggerutu apalagi untuk orang yang pertama kali Anda temui, berikan opini yang jujur dan penghargaan yang tulus, dan ingatlah nama orang lain yang Anda temui.

Bagi yang masih memiliki kekurangan dalam bergaul dan ingin meningkatkan keahlian non-teknis, buku klasik yang sudah hampir 100 tahun lalu terbit ini masih relevan untuk zaman sekarang sekalipun.

Semoga setelah membaca buku ini, Anda dapat bergaul dengan mudah, mencari jodoh dengan cepat dan tepat. Khusus bagi para pria lajang bisa mengaplikasikannya ketika melamar pasangan Anda kepada camer. Ciyeeee… Congrats!

Sumber Pembelajaran Data Science

Berbahagialah kalian yang hidup di masa internet yang serba cepat sekarang ini. Sumber belajar dapat diperolah dari mana-mana, mulai dari buku, video, podcast, hingga kelas online. Saya rangkum beberapa sumber yang mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi kalian belajar. Sumber dari github saya di sini.

Inilah yang menjadi sumber inspirasi saya dalam membuat Kelas Online Data Science Foundation di IYKRA.

Continue reading “Sumber Pembelajaran Data Science”