Trend of Mobility Changes due to Pandemic

Tableau Dashboard of Mobility Changes

How Indonesians are moving around differently due to COVID-19 Pandemic? How their mobility trends changed for trip to workplaces, groceries and pharmacy, restaurants, parks, transit stations, or just staying at home?

Well, under the #covid19 pandemic, it’s time for us to work from home, study from home and worship at home. That advice was announced by Pak Jokowi for Indonesians (esp. Jabodetabek) on March 15, 2020. Look at this ‘spaghetti’ graph with the data sourced from Google Community Mobility Report below. Start from 15 March 2020, around +15% mobility trend changes for places of residences. (Note: mobility changes means two parameters how visits and length of stay at the places.) Around -15% mobility trend changes for places of work.

Continue reading “Trend of Mobility Changes due to Pandemic”

Kembali Mengajar, karena Diundang

Tahun 2018 sudah memasuki bulan Maret. Tak terasa. Jakarta masih saja panas, sehingga membuat sebagian besar penduduknya harus menyamankan diri dengan Air Conditioner (AC).  Tak terkecuali saya. Sebagai catatan pada saat saya menuliskan postingan ini, AC kamar tidur bocor dan belum sempat dibersihin karena tukangnya sibuk. Sudah hampir sebulan kejadian ini berlangsung, sehingga harus kita tampung dengan ember. lol. Dan pagi dini hari ini ceritanya epik, posisi embernya nggak pas… alhasil lantai basah dan mesti nge-pel di tengah tidur nyenyak ku.

Back to the topic about work.

Sejak bulan kedelapan di tahun yang lalu, saya mulai meniti karya di tempat yang baru. Artinya sudah tujuh bulan saya berkarya di tempat tersebut. Tidak mudah memang menjalaninya terutama dari sisi birokrasi yang terkesan kaku dan rempong dengan tetek bengeknya, per-HR-an yang tidak sesuai ekspektasi, dan beberapa alat penunjang kerja yang awalnya tidak memuaskan.

Tapi saya akan bertahan karena banyak positifnya. Orang-orang setim yang mau maju, mau memperbaiki, dan saling mendukung. Sepertinya Tuhan menjawab doa saya, mengingat di tahun 2017 saya tiga kali pindah kerja. Ini dia quote yang membuat saya kuat.

Saya percaya Tuhan pasti selalu menunjukkan jalan bagi orang yang percaya. Ibarat Musa ditunjukkan jalan oleh Tuhan untuk membebaskan kaum Israel dari perbudakan Mesir, demikian pula Tuhan menunjukkan saya jalan terbaik.

Kembali diminta mengajar.

Awal tahun 2017 ini saya mulai diminta untuk mengajar setelah rehat kira-kira hampir 9 bulan. Topiknya ya nggak jauh-jauh dari kerjaan tentang Data, R, SQL, Machine Learning, dan sebangsanya. Thank You IYKRA (Fajar dan Zizah) atas undangannya. Awalnya agak sulit, tapi kalau dijalani, ya OK juga. Saya sendiri merasakan dampak positif yang luar biasa, karena saya “dipaksa” untuk belajar, karena memang hal ini wajib dilakukan sebagai persiapan sebelum mengajar.

Selama dua bulan terakhir ini, saya sudah mengajar selama 4x. Lumayan banyak ya… Dan nanti bakalan ada lagi bulan April dan Mei. Terus terang saya senang mengingat hasilnya bisa dipakai untuk ganti dan pasang AC. 🙂 But, lebih dari itu, saya merasa senang kalau orang lain merasakan manfaat dari apa yang saya bagikan.

I believe I don’t have to wait until I am reach to share with others.

– BAK, 2018 –

Pertama, saya ngajar workshop di future force fair. Itu dihadiri oleh 180 peserta. Formatnya workshop tentang R. Anda bisa lihat materinya gratis tanpa dipungut pajak ataupun se-sen rupiah pun di sini. (Anda tinggal klik kanan, lalu “save Link as” atau “save target as”.

Ini beberapa foto saya ketika mengajar. Guanteng yo?

Kedua, saya ngajar ggplot2 dan dplyr. Materinya bisa didownload di sini.

Ketiga, saya ngajar sql for data analisis. Materinya bisa didownload di sini.

Keempat, saya ngajar advanced sql. Materinya bisa didownload di sini.

There will be more interesting story to tell when I teach and give speech. So, stay tuned!