MENYELARASKAN OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

Tantangan Menulis hari ke 157

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hujan menyelimuti wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya pada Minggu, 3 Januari 2020. Kondisi cuaca ini terkonfirmasi oleh salah satu laman berita Tribun News yang datanya berasal dari BMKG. Prakiraan cuacanya adalah Hujan Lokal pada pagi dan siang hari.

Karena hari hujan, timbul keinginanku untuk menyelesaikan sebuah lagu. Dulu pernah aku buat lagu bertajuk Hujan Hujan Hujan dan diunggah di Soundcloud. Merasa belum sempurna, karena iringannya masih sederhana dan isian suaranya belum penuh, aku belum berani mengunggahnya dengan proper.

Karena desire ini amat kuat, lantas aku buka laptop Mac ber-casing oranye. Command+Space dan ketik “Garag” untuk membuka aplikasi bawaan Mac berlabel Garage Band. Klik dua kali file Hujan Hujan Hujan.band. Lalu edit-edit sedikit. Keluarkan suara-suara yang membuat harmoni. Tidak kurang dari sejam, bereslah lagu ini. Monggo dinikmati sambil ngeteh atau ngopi ditemani dengan merienda* singkong goreng atau Indomie.

Kata Mas Yoris Sebastian, di dalam sebuah podcast besutan Inspigo, seorang penulis buku yang sudah lama berkecimpung di dunia kreatif, otak kiri akan aktif jika digunakan untuk hal-hal yang bersifat eksakta, seperti analitik, matematika, logika, dll. Sedangkan otak kanan akan terasah ketika Anda menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan yang berhubungan dengan seni dan rasa. Keduanya sebaiknya tetap terus digunakan dengan seimbang.

Kalau aku sekarang, otak kanan masih aku lakukan untuk escape. Bukan sebagai pekerjaan utama. Caranya? Dengan menulis. Lagu. Puisi. Atau cerita sehari-hari di blog ini. Mungkin belum saatnya tiba, hasil karya otak kanan ini akan menjadi hal yang impactful. Tetapi aku yakin suatu saat, waktu itu akan tiba atas izin-Nya. Seperti yang tertulis dalam Doa Tahun Baru ku ini.

Wah, hari ini udah mulai kerja lagi. Siap-siap meeting, bersentuhan dengan angka-angka, algoritma, dan slide-slide presentasi.

Mau tahu dong, bagaimana cara menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan versi kamu?

Kalideres, 4 Januari 2020

*merienda adalah sebuah kata dalam bahasa Tagalog yang berarti snack, kudapan atau makanan ringan yang disantap di sela makan berat. Orang Filipina biasanya menyantapnya di antara waktu makan siang dan makan malam. Delapan tahun lalu aku sering diajak Arvi, Don, dan Dino merienda di Jolly Jeep sekitaran Valero Street Makati City.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *