JURUSAN MAINSTREAM MASIH JADI FAVORIT

Tantangan Menulis Hari Ke-78 Batch Kedua

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Kemarin, 15 Juni 2021, surat kabar Kompas membahas tentang jurusan di perguruan tinggi negeri dengan peminat terbanyak. Belum berubah dari trend tahun-tahun sebelumnya.

Apa saja? Untuk Sains dan Teknologi, jurusan Kedokteran, Teknik Informatika dan Ilmu Komputer menjadi andalan. Sedangkan untuk Sosial dan Hukum, jurusan ilmu komunikasi dan Manajemen menjadi idola.

Program studi dengan Peminat terbanyak dalam SBMPTN 2020 (Sumber: Kompas e-paper)

Padahal, permintaan lulusan ndari bidang lain, khususnya sains, data, engineering, dan matematika (STEM) cenderung naik.

Sebagai praktisi data yang lumayan banyak mewawancarai beberapa kandidat, saya tahu betul betapa permintaan data scientist, data engineer hingga analis data cukup banyak. Dalam sebulan bisa lebih dari 10-20 kali mewawancarai kandidat untuk memperebutkan kursi pekerjaan. Namun sayang, kualitasnya masih belum cukup mumpuni.

Data menyebutkan, Indonesia kekurangan tenaga kerja digital bidang kecerdasan buatan, mahadata, dan keamanan siber, mencapai 600.000 orang pertahun.

Apakah memang generasi muda Indonesia lebih memilih main aman? Atau sebagian besar ikut-ikutan? Bisa saja iya, bisa tidak. Tetapi mudah-mudahan saya salah.

Kalideres, 16 Juni 2021

SELEKSI

Tantangan Menulis Hari ke-77

Oleh Bernardus Ari Kuncoro

Kemarin saya membaca beberapa tajuk utama di surat kabar. Salah satunya adalah tentang pengumuman hasil SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di harian Kompas. Seolah nostalgia 17 tahun lampau, yang saat itu namanya SPMB, saya ingin mengkristalkan tiga makna berikut.

Seperti yang Anda tahu, persiapan ujian untuk masuk PTN merupakan kegiatan yang sangat menyita waktu dan energi. Banyak teman seangkatan saya yang memandang ujian itu menentukan garis hidup. Kalau diminta mengulangi, rasanya akan sulit sekali.

  1. Fokus. Kelas 3 SMA (sekarang kelas 12) memang masa-masanya konsentrasi belajar. Tiga kali seminggu sehabis kegiatan belajar mengajar di sekolah, saya dan teman-teman belajar di Bimbel. Saya pilih Ganesha Operation yang berlokasi di seberang stadion Kridosono Yogyakarta. Saat itu saya berjuang keras sampai berkali-kali ikut try out. Kegiatan ekskul yang pada kelas 1 dan 2 saya tekuni, saya eliminasi.
  2. Memiliki plan B. Jika tidak berhasil SPMB saat itu, saya punya rencana lain. Puji Tuhan kala itu saya sudah diterima di UGM di jurusan yang sama. Namun, insting saya pengin mencoba kota yang baru. Kala itu impian saya adalah kota Bandung. Yang notabene dingin. Sejuk. Dan, banyak pemandangan.
  3. Lifelong learning. Diterima kuliah di PTN bukan jaminan kesuksesan. Itu barulah awal. Apalagi, setelah menjalani lini masa kehidupan dengan segala dinamikanya, ilmu yang didapat selama kuliah mesti diolah, didiskusikan dan terus diperbaharui. Punya rasa ‘haus’ dan banyak membaca itu kuncinya.

Buat yang sudah lulus SBMPTN, selamat! Anda telah dibukakan pintu jejaring pertemanan. Terkadang juga ada yang sampai menjadi sahabat sejati. Yang tak lupa terus menyemangati.

Tetap rendah hati. Tetapi juga jangan rendah diri.

Dari produk lulusan SPMB 2004.

Kalideres, 15 Juni 2021

Present Paper di ICACOMIT 2015 – Bandung

Tanggal 29-30 Oktober 2015 lalu saya berangkat ke Bandung untuk mengikuti sebuah conference. Namanya The 2015 International Conference on Automation, Cognitive Science, Optics, Micro Electro-mechanical System, and Information Technology (ICACOMIT 2015). Event ini diadakan oleh Indonesian Institute of Science (a.k.a. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia a.k.a. LIPI). Ini merupakan kali pertama saya mengikuti international conference sebagai author dan presenter. Hehe. Bener-bener nggak nyangka diterima, soalnya paper yang saya submit itu adalah output dari tugas mata kuliah Selected Topic in Computational Intelligence I di S2 (Magister Teknik Informatika) Binus. Terima kasih buat Pak Diaz D. Santika yang sudah memberikan tugas di mata kuliah tersebut. Tanpa bimbingan beliau, saya nggak mungkin bisa sampai ke situ nulisnya. Mungkin saya cuman bisa nulis bloooog aja terus. wkwkwk.

 

Continue reading “Present Paper di ICACOMIT 2015 – Bandung”

Tiga S: Senyum, Senang, dan S….!

Menulis adalah kesukaan saya. Menulis lagu, menulis pengalaman seru, dan menulis kode (programming). Lewat menulis pula, secara tidak disengaja saya diperkenalkan dengan seorang pembaca blog saya yang membantu mendapatkan pekerjaan pertama saya setelah lulus sarjana 6 tahun lalu. Lewat pekerjaan tersebut saya berkesempatan mengunjungi beberapa kota di luar negeri seperti Dhaka (Bangladesh), Bangkok, Singapura, dan bahkan sempat menetap di Manila, Filipina selama 3 tahun. Walaupun utamanya untuk bekerja, di sela-sela kesibukan kerja, saya memanfaatkan waktu untuk jalan-jalan dan bersosialisasi. Itung-itung jalan-jalan keluar negeri gratis. Dapat teman baru. Pengalaman baru. Inspirasi baru.
Continue reading “Tiga S: Senyum, Senang, dan S….!”