JANUARI, HUJAN TERUS SABAN HARI

Tantangan Menulis Hari ke-165

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hujan. Hujan. Hujan. Biasanya sering terjadi di penghujung atau awal tahun. Tak terkecuali tahun 2021 yang kesannya masih penuh dengan liku-liku. Meski derajat mobilitas menurun bahkan sampai nol karena pandemi, pasti ada saja hal-hal yang bisa disyukuri. Atau diambil sisi-sisi yang baik.

Sisi positifnya, musim ini membantu menyegarkan makhluk hidup. Termasuk tanaman. Uap air yang dibawa oleh tiupan angin dari lautan ke daratan, lantas turun menjadi hujan, mampu menghijaukan dedaunan. Memberi harapan akan hidup-hidup yang baru.

Jika aku menyempatkan diri untuk cuci mata di taman sekitar rumah, rerumputan makin ijo royo-royo. Bagaikan lapangan golf mini tanpa harus perawatan ekstra. Membuat siapa pun yang memandangnya terpana.

Hujan terus saban hari. Itulah bulan Januari. Kiranya Tuhan memberkati Anda semua, khususnya kepada para pembaca yang sedang serius sekali. Hihi.

Kalideres, 12 Januari 2021

TROPHY PERTAMA UNTUK ANANDA

Tantangan Menulis Hari ke-164

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hamparan langit tidak tampak biru. Hanya kelabu. Minggu itumerupakan hari kesepuluh dalam bulan pertama tahun 2021. Ini adalah kali kedua ananda merayakan Natal bersama via Zoom. Kali pertama adalah Natal Lingkungan. Lingkupnya lebih kecil. Kali kedua ini adalah Natal wilayah. Cakupannya lebih besar. Maklum, pandemi. Segalanya harus sesuai protokol kesehatan. Agar aman dan terkendali. 

Acara Natal anak-anak Bina Iman Anak dan Bina Iman Remaja ini disusun dengan apik dan rapih oleh para pembina dengan penuh suka cita. Aku ikut juga meeting pada hari Jumat sebelumnya. Menjadi saksi dari binar mata para pelayan anak-anak untuk menyemai bibit baik dengan penuh semangat. Meski hanya lewat kamera yang tertera dalam layar kaca, suasana persiapan yang gegap gempita tetap beserta.

Saat diumumkan, terutama untuk anak-anak yang menang sebagai peserta terbaik, ananda masuk di dalamnya. Meski bukan surprise lagi, karena aku ikut melihat slide sebelumnya pada meeting, aku cukup terkejut, karena ada piala. Inilah trophy pertama dalam sejarah hidup ananda. Semoga menjadi kenangan indah di hatinya. Suatu saat akan bikin air mata bahagia berlinang.

Selamat, ya Kiran sayang! Makin dekat dengan Tuhan. Terus bawa sukacita, bagi siapa saja.

Trophy penghargaan kehadiran ikut Bina Iman Anak, pada acara Natal 2021 di Wilayah 2 dan 3 Gereja SMI Kalideres

Kalideres, 11 Januari 2021

MULAI AJA DULU, PASTI ADA JALAN!

Tantangan Menulis Hari ke-163

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Suasana siang mendung sehabis hujan melanda di suatu Selasa pada awal 2021. Menjelang pukul 12. Di dalam mobil aku mengemudi. Melintasi rute perjalanan pulang setelah mengantar papa mama mertua ke rumah sakit di kawasan Jakarta Utara. Aku sambil menekan tombol pengendali radio FM untuk kuhidupkan. Agar menemani perjalanan. Stasiun radio Elshinta secara default mengudara. Tiba-tiba saja ada kabar yang lumayan menarik. Membuatku berpikir sejenak. Akan ada dua raksasa perusahaan unicorn yang sedang dalam masa penjajakan untuk bergabung alias merger. Dari judul saja sudah bisa ditebak, ya! Coba, tebak.

Yak, betul. Tokopedia dan Gojek. Dua unicorn ini ingin merger. Apa sebab? Salah satunya agar persiapan mereka untuk IPO* makin mulus. Hal ini menjadi angin segar bagi para pengoleksi saham. Jumlah peminat pembeli saham berdasarkan data di sini pada tahun 2020 meningkat 93,4% dari total pertumbuhan SID (Single investor identification) baru saham di tahun lalu sebesar 252.370 SID baru saham di 2019. Mungkin duit nganggur pada pengin di-invest, ya. IHSG saja Januari 2021 ini sudah sampai 6000-an, meski sempat pada 2020 lalu saat awal-awal pandemi menyentuh angka 3000-an.

Mau merger atau tidak, tak jadi soal. Apalah awak ini? Tetapi setidaknya aku sangat berharap agar digitalisasi terus berkembang. Maklum salah satu toko yang sedang aku coba kembangkan di sini. Seru juga ya, jualan! Puji Tuhan fasilitas mendukung. Mengingat di sekitaran tempatku tinggal ada bermacam-macam ekspedisi yang siap mengirimkan barang-barang. Sebut saja J&T, JNE, SiCepat, Wahana, TIKI, dan Anteraja.

Buat yang baru mau mulai bisnis, gabungan tagline mereka bermakna filosofis yang mendalam. Cocok sekali, ya. “Mulai aja dulu, pasti ada jalan!”

*IPO means Initial public offering or stock market launch is a type of public offering in which shares of a company are sold to institutional investors and usually also retail investors. 

Judul ini terinspirasi dari cuitan-cuitan Twitter ini.

Kalideres, 10 Januari 2021

HUJAN HUJAN HUJAN

hujan

Tantangan Menulis Hari ke-161

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Jumat menjelang siang. Habis meeting dengan kolega-kolega IYKRA dan membantu masak kentang goreng sambel ati, aku melanjutkan pekerjaan. Di depan desktop ‘buah apel’ sambil ditemani oleh ananda. Kuputar lagu buatan sendiri mengiringi pekerjaan, berjudul “Hujan Hujan Hujan”.

Hujan Hujan Hujan

Dari sebuah music distributor tempat aku unggah lagu, DistroKid, ternyata ada hal menarik. Mereka menyediakan alat bantu promosi yang cukup kece. Di sana aku tinggal pilih lagu apa, langsung ter-generate poster yang bisa IG Story Friendly. Ini dia hasilnya.

Gambar promosi lagu terbaru

Cakep, ya? Masih banyak pilihan yang lain mulai dari CD, tema api, kamera, dll.

Ngomong-ngomong tentang lagu, anakku paling anti dengan lagu Hujan Hujan Hujan ini. Mengapa? Karena dia masih beranggapan bahwa hujan yang datang ini disebabkan oleh pemutaran lagu ini. Meskipun dia pernah membaca buku Magic School Bus yang salah satunya menceritakan proses hujan, dia mungkin masih belum paham bahwa hujan itu ada siklusnya. Kalau lagu dimainkan pada musim kemarau, ya… bukan itu penyebabnya. Bisa jadi pada musim hujan berkorelasi, tetapi bukanlah kausatif.

Begini percakapan kami.

Kiran: “Papa, please don’t play that song!

Aku: “Why, dear?

Kiran: “I don’t want it to be banjir. If it is banjir, we cannot go outside!”

Dan hujan masih melanda siang itu.

Kalideres, 8 Januari 2021

MEMAAFKAN DIRI

Tantangan Menulis Hari ke-159

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

*

Suasana begitu syahdu

Menemani setiap langkahku

Menyapa dunia yang sedang kelabu

Entah kapan kembali ke normal yang dulu

*

Aku mengontak seorang teman semasa kuliah dulu

Lewat panggilan Zoom pada pukul tujuh

Untuk menumpahkan ide di kepala

Memastikan validasi agar tidak sia-sia

*

*

Beruntung pernah bertemu secara fisik

Sentuh gawai buat janji, tetaplah asyik

Tanpa rasa takut turut serta

Justru excitement yang tercipta

*

Pukul tiga pagi

Masih dini hari

Saking asyik memikirkan gagasan seksi.

Aku lupa sehari

Untuk menulis pada 6 Januari.

*

Tapi tak mengapa, tak perlu disesali.

Aku akan memaafkan diri.

Biarlah dua tulisan untuk hari ini.

Aku toh tak mengejar sertifikasi.

*

Kalideres, 6 Januari 2021

MENYELARASKAN OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

Tantangan Menulis hari ke 157

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Hujan menyelimuti wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya pada Minggu, 3 Januari 2020. Kondisi cuaca ini terkonfirmasi oleh salah satu laman berita Tribun News yang datanya berasal dari BMKG. Prakiraan cuacanya adalah Hujan Lokal pada pagi dan siang hari.

Karena hari hujan, timbul keinginanku untuk menyelesaikan sebuah lagu. Dulu pernah aku buat lagu bertajuk Hujan Hujan Hujan dan diunggah di Soundcloud. Merasa belum sempurna, karena iringannya masih sederhana dan isian suaranya belum penuh, aku belum berani mengunggahnya dengan proper.

Karena desire ini amat kuat, lantas aku buka laptop Mac ber-casing oranye. Command+Space dan ketik “Garag” untuk membuka aplikasi bawaan Mac berlabel Garage Band. Klik dua kali file Hujan Hujan Hujan.band. Lalu edit-edit sedikit. Keluarkan suara-suara yang membuat harmoni. Tidak kurang dari sejam, bereslah lagu ini. Monggo dinikmati sambil ngeteh atau ngopi ditemani dengan merienda* singkong goreng atau Indomie.

Kata Mas Yoris Sebastian, di dalam sebuah podcast besutan Inspigo, seorang penulis buku yang sudah lama berkecimpung di dunia kreatif, otak kiri akan aktif jika digunakan untuk hal-hal yang bersifat eksakta, seperti analitik, matematika, logika, dll. Sedangkan otak kanan akan terasah ketika Anda menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan yang berhubungan dengan seni dan rasa. Keduanya sebaiknya tetap terus digunakan dengan seimbang.

Kalau aku sekarang, otak kanan masih aku lakukan untuk escape. Bukan sebagai pekerjaan utama. Caranya? Dengan menulis. Lagu. Puisi. Atau cerita sehari-hari di blog ini. Mungkin belum saatnya tiba, hasil karya otak kanan ini akan menjadi hal yang impactful. Tetapi aku yakin suatu saat, waktu itu akan tiba atas izin-Nya. Seperti yang tertulis dalam Doa Tahun Baru ku ini.

Wah, hari ini udah mulai kerja lagi. Siap-siap meeting, bersentuhan dengan angka-angka, algoritma, dan slide-slide presentasi.

Mau tahu dong, bagaimana cara menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan versi kamu?

Kalideres, 4 Januari 2020

*merienda adalah sebuah kata dalam bahasa Tagalog yang berarti snack, kudapan atau makanan ringan yang disantap di sela makan berat. Orang Filipina biasanya menyantapnya di antara waktu makan siang dan makan malam. Delapan tahun lalu aku sering diajak Arvi, Don, dan Dino merienda di Jolly Jeep sekitaran Valero Street Makati City.

DOA TAHUN BARU

Tantangan Menulis Hari ke-154

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Amin.

Bapa, aku bersyukur. Setiap volume oksigen yang Kau izinkan terhirup olehku, Engkau izinkan pula dilewatkan ke dalam paru-paruku. Lantas, keluar dalam bentuk karbondioksida. Setiap proses rumit itu menjadi suatu hal yang lumrah dan seringkali terlupa untuk aku wujudkan dalam bentuk ungkapan syukur.

Bapa, betapa tahun-tahun ke depan makin sulit untuk diterka. Tetapi aku yakin Engkau sedang merenda. Suatu hal yang luar biasa. 

Semoga sepanjang tahun 2021 ini, resolusi yang disematkan dalam buku harianku tidak hanya sekadar ide, tetapi terlaksana. Dalam pengejawantahannya, biarlah motivasi diri ini tetap terjaga. Pastikan suasana bermain tetap ada dan segala excitement yang ada di dalam jiwa ini tetap membumi. Pertemukanlah aku dengan orang-orang yang memiliki visi dan misi sepadan denganku, agar kontribusi dan kolaborasi terjalin dengan padu. 

Izinkan aku untuk dekat dengan-Mu dan bisa memahami maksud-Mu. Menjadi manusia yang sesuai dengan kehendak-Mu. Menjadi alat untuk kemuliaan nama-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami.  

Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Amin.

Kalideres, 1 Januari 2020 

KEJUTAN 2021

Tantangan Menulis Hari ke-153

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Sembilan bulan dua puluh hari berlalu. Kalau ini bayi dalam kandungan, pasti sudah mbrojol. Siap diberi among-among. Siap dibagikan apem, ketan putih, atau bubur merah.

Karena uniknya hari dan angka tanggal pemberlakuan PSBB, yaitu Friday 13th, aku mudah ingat tanggal itu. Alhasil bisalah aku menghitung hari secara mundur sejak tanggal pertama kali diberlakukan PSBB. Izin, Mbak KD, aku meminjam judul lagumu. Eiiits, jangan lantas berdendang Menghitung Hari, ya. Tahan! Aku mau storytelling dulu. 

Begini ceritanya. Awalnya tulisan pertamaku di blog ini tercipta setelah ikut pelatihan SAPESABU DARING angkatan 1. Tak dinyana buah karyaku langsung dibahas oleh Mas Eko, sang pemred Mediaguru. Beliau sangat sabar dan lucu dalam menyampaikan ilmu. Banyak input yang membuatku bersemangat, karena  beliau tidak malu-malu untuk meluruskan yang keliru. Straightforward. To the point. Tanpa tedeng aling-aling.

Well, aku sebenarnya tidak mau membahas lebih detail tentang Mas Eko yang superlucu. Melainkan ingin memberikan kejutan 2021 kepada para calon pembeli bukuku.

Berikut ini sinopsis buku perdanaku, ya. Serius sedikit.

Judul buku : Lima Dasar Data Science untuk Pemula

Penulis : Bernardus Ari Kuncoro, S.T., M.T.I.

Sinopsis :

Harvard Business Review sangat berjasa dalam memopulerkan profesi Data Scientist. Betapa tidak? Dalam artikel yang mereka rilis pada Oktober 2012, mereka menekankan bahwa Data Scientist merupakan pekerjaan paling seksi di abad 21. Di mana pun, tidak terkecuali Indonesia, bertebaran lowongan pekerja profesional data dengan iming-iming gaji yang besar.

Seiring dengan membludaknya minat anak-anak muda berprofesi sebagai data scientist, tentunya persaingan semakin ketat dan menuntut setiap dari kandidat untuk memiliki kualitas dan karakter yang unik.

Buku ini diramu dari berbagai pemahaman dasar dan pengalaman penulis selama lebih dari 6 tahun berprofesi sebagai data scientist. Terbit di tengah keringnya buku-buku data science berbahasa Indonesia yang dekat dengan penerapannya di bidang industri. Temukan kekuatan dasar dan inspirasi untuk menjadi profesional data yang kreatif dan ulung!

Lantas, apa itu kejutannya, ya? 

Dengan belanja buku ini di https://bit.ly/BUKULDDS, Anda akan mendapatkan cashback 20% Maksimal 21 ribu, dengan memasukkan kodepromo MRIPDATA2021. Gratis ongkir juga kalau pilih SiCepat. Ingat, hanya dalam periode 30 Desember 2020 – 1 Januari 2021. Persediaan juga terbatas. Jangan sampai terlewaaaat. 

Izin jargon jualan apartemen dipakai di sini ya, Mbak Fenny Rose.

SENIN HARGA NAIK! Ya iya lah, kan udah tanggal 4 Januari. Itupun kalau masih tersedia. 

Kalideres, 31 Desember 2020 

MAS ELON, PENYELAMAT PRINTERKU!

Tantangan Menulis Hari ke-152

Oleh: Bernardus Ari Kuncoro

Langit masih biru. Tiada tanda-tanda hujan. Tetapi beda dengan hatiku. Alat pencetak dengan merek EPSON di rumahku sedang kurang sehat, sehingga membuat suasana emosi ini kelabu. Bagaimana nanti  kalau ada tugas kantor yang menginginkanku mencetak dokumen. Atau para pembeli bukuku yang budiman memesan lewat marketplace warna ijo yang akan IPO di sini

Ngomong-ngomong, ada dua printer merek EPSON di rumah. Yang pertama seri L110 dan sudah dimuseumkan di dalam lemari karena sulit hidup ketika switch power di-ON-kan. Printer ini aku beli di Manila. Tetapi made in Indonesia. Sedangkan seri L360 yang notabene punya Papa ini masih bisa hidup, tetapi intermittent

Akhirnya aku menelepon service center EPSON di 1500-766. Diberikan informasi lokasi terdekat dari rumahku dan nomor telepon oleh operator yang sangat ramah. Dijawab dengan gesit. Langsung aku mingset ke sana untuk meminta jasa perbaikan yang tipe L110. 

Singkat cerita. Pada hari yang sama, aku sudah bisa mendapati printerku hidup kembali. HORE! Butuh perbaikan sebesar 450 ribu, yang terdiri dari 150 ribu service standard dan 300 ribu untuk penggantian print head yang seken. Sudah mampet penyakitnya print head yang lama. 

Tipe L360 aku bawa di hari berikutnya ke tempat service printer. Dengan harapan tidak terjadi intermittent ketika menghidupkan switch. Nanti akan aku kembalikan ke tempat Papa.

Terima kasih Mas Elon, penyelamat printerku! Jadi ingat sama pemimpin mobil swasetir di Amerika, Mr. Elon Musk. Cuman urutannya yang berubah. Mas Elon. Elon Musk. 🙂

Kalideres, 30 Desember 2020

20 PELAJARAN BERARTI SEPANJANG 2020

Tantangan Menulis Hari Ke-150

Oleh Bernardus Ari Kuncoro 

Sejarah peradaban manusia tiada pernah sangka mencatat masa sulit ini. Siapa yang mengira di tahun 2020, pandemi menjadi tajuk utama. Sebagian besar yang dulu dianggap normal jadi tidak biasa. Meskipun demikian, saya percaya bahwa di balik itu semua ada yang patut disyukuri.

Berikut adalah 20 pelajaran paling berarti yang saya rangkum sepanjang 2020. Kumpulan pelajaran ini berdasarkan apa yang saya alami, dengar, baca, dan rasakan khusus bagi adik-adik atau kakak-kakak pembaca budiman. 

1. Dekatlah dengan keluarga. Merekalah yang jadi lingkaran terbaikmu. 

2. Hidup itu bukan semata-mata untuk bekerja, tetapi bekerja itu untuk hidup. Jadi bijaksanalah dengan waktu. Kalau bisa dikerjakan sekarang, kenapa harus menunda-nunda dan berlama-lama.

3. Waktu tidak bisa kembali lagi, rencanakan dengan baik dan teliti. 

4. Perencanaan itu penting, tetapi eksekusi dan evaluasi juga tak kalah penting. Bahkan terkadang amat genting.

5. Persiapan itu yang bikin kita beda dengan yang lain. Kelihatan dari cara kita melakukan pekerjaan dan memanuver derasnya persoalan.

6. Memaafkan itu wajib. Tanpa itu jalan hidupmu tidak akan pernah asyik dan ajaib. Berat, sob! Bagi yang sulit memberi maaf, coba dengar lagu ini berulang-ulang.

7. Kembangkan talenta. Bukan untuk tujuan dipuja. Tetapi untuk kemuliaan Sang Pencipta. 

8. Hidup itu marathon. Bukan lari cepat. Sedikit-sedikit, pelan-pelan dan konsisten. Tidak apa-apa sambil menikmati dan melihat pemandangan. Justru itu yang jadi pembeda antara Anda dengan yang instant. 

9. Tidur dengan waktu yang cukup. Apalagi usia Anda sudah 30an. Beda-beda sih tiap orang. Tapi rata-rata orang membutuhkan delapan jam sehari. 

10. Berkualitas itu kata yang membedakan antara junior dan senior. Tetapi ini tidak mutlak. Junior juga bisa berkualitas. Kadang senior juga kendor, karena terjebak pada retorika dan nostalgia semu kejayaan lama. 

11. Makan dan olahraga teratur. Biar jiwa dan raga bisa akur. 

12. Menulis buku itu butuh ketekunan. Kalau ada yang pesan buku eceran itu rasanya seperti mendapatkan durian. Mateng pohon, karena usaha sebelumnya diberi ‘harga’. Tidak sekedar dihargai. Hihi. Ngomong-ngomong, kalau mau pesan buku saya, di sini, ya!

13. Meeting seharian dengan akumulasi lebih dari 5 jam itu menyiksa mata dan otak. Butuh jeda. Jangan sia-silakan waktu istirahat, apalagi dengan bermain sosmed dan game layar lagi. 

14. Energi dan waktu perlu dikelola. Supaya tidak jadi kendala. Mau lapor atasan tidak akan terbeban. 

15. Segala sesuatu itu mungkin. Jadi rengkuhlah perubahan meskipun sekecil pecahan ubin. 

16. Kita adalah sekeping puzzle yang siap menjadi bagian dari karya besar. Tak perlu merasa tiada berguna. Kalau belum waktunya ya bersabar. Akan tiba saatnya. 

17. Ada yang bilang bekerja dengan gaji Jakarta, biaya hidup Jogja, dan suasana Bandung jadi impian. Kelihatannya mustahil sebelum pandemi. Tetapi ternyata saat ini bisa. Tinggalnya di daerah Kaliurang, kerja sistem Wfh terdaftar di perusahaan yang pusatnya di Jakarta. Segala sesuatu itu mungkin. Tiada yang mustahil. Kalau saya? Cukup di Kalideres saja dulu. Nanti kapan-kapan deresnya diganti dengan fornia. #eaaaa

18. Buku itu gudang ilmu. Akan tetap jadi gudang kalau tidak dibaca. 

19. Tidak enakan itu bikin kheki. Makanya jujur saja. Akan ringan menjalani hari sehingga kesehatan mental terjaga. 

20. Sehat itu tidak cukup. Butuh kebugaran agar tetap bergairah menjalani peran. Peran sebagai ayah. Leader. Suami. Bahkan beberapa peran lain yang pada 2021 nanti menyusul. Misalkan jadi Han Ji Pyeong di Start Up sekuel kedua. Minimal potongan rambut sudah belah dua. Eh, emang bisa belah tiga?

The Great Wisdom. Pelajaran Berarti. Piwulang Migunani. Terangkum dalam tiga lagu berikut. Silakan kunjungi halaman ini untuk disimpan dalam playlist. Tersedia di Spotify, YouTube Music, Apple Music, etc.

Atau mendengarnya di antara playlist berikut.

Ari Kuncoro’s Original songs

Kalideres, 28 Desember 2020