{"id":3669,"date":"2023-11-14T18:29:02","date_gmt":"2023-11-14T11:29:02","guid":{"rendered":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/?p=3669"},"modified":"2024-06-03T04:02:16","modified_gmt":"2024-06-02T21:02:16","slug":"puisi-kahlil-gibran-tentang-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/serba-serbi\/parenting\/puisi-kahlil-gibran-tentang-anak\/","title":{"rendered":"Puisi Kahlil Gibran tentang Anak"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image is-style-rounded\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jadipunya.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/puisi-kahlil-gibran-buku.jpg\" alt=\"buku almustafa berisi puisi kahlil gibran tentang anak\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dan, perempuan yang memeluk bayi di dadanya berkata, bicaralah tentang anak-anak. Dan, katanya: <\/p>\n\n\n\n<p>Anakmu bukanlah anakmu. <\/p>\n\n\n\n<p>Mereka adalah putra putri kerinduan kehidupan terhadap dirinya sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p>Mereka terlahir lewat dirimu, tetapi tidak berasal dari dirimu. <\/p>\n\n\n\n<p>Dan, meskipun mereka bersamamu, mereka bukan milikmu. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8230; <\/p>\n\n\n\n<p>Kau boleh memberi mereka cintamu, tetapi bukan pikiranmu. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, mereka memiliki pikiran sendiri. Kau bisa memelihara tubuh mereka, tetapi bukan jiwa mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, jiwa mereka tinggal di rumah masa depan, yang takkan bisa kau datangi, bahkan dalam mimpimu. <\/p>\n\n\n\n<p>Kau boleh berusaha menjadi seperti mereka, tetapi jangan menjadikan mereka seperti kamu. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, kehidupan tidak bergerak mundur dan tidak tinggal bersama hari kemarin. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8230; <\/p>\n\n\n\n<p>Kau adalah busur yang meluncurkan anak-anakmu sebagai panah hidup. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemanah mengetahui sasaran di jalan yang tidak terhingga, dan Ia melengkungkanmu sekuat tenaga-Nya agar anak panah melesat cepat dan jauh. <\/p>\n\n\n\n<p>Biarlah tubuhmu yang melengkung di tangannya merupakan kegembiraan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, seperti cinta-Nya terhadap anak panah yang melesat, <\/p>\n\n\n\n<p>Ia pun mencintai busur yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Judul: Almustafa<br>(diterjemahkan dari&nbsp;<em>The Prophet<\/em>)<br>Penulis: Kahlil Gibran<br>Penerjemah: Sapardi Djoko Damono<br>Halaman: viii + 120 hlm.; 18 cm<br>Penerbit: PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta, 2017<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dan, perempuan yang memeluk bayi di dadanya berkata, bicaralah tentang anak-anak. Dan, katanya: Anakmu bukanlah anakmu. Mereka adalah putra putri &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3572,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[339],"tags":[187,1390,341],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3669"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3670,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669\/revisions\/3670"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}