{"id":2242,"date":"2021-06-30T12:02:00","date_gmt":"2021-06-30T05:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/?p=2242"},"modified":"2021-07-03T09:43:37","modified_gmt":"2021-07-03T02:43:37","slug":"bagging-vs-boosting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/data-science\/bagging-vs-boosting\/","title":{"rendered":"BAGGING VS BOOSTING"},"content":{"rendered":"\n<p>Tantangan Menulis Hari ke-92<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh: Bernardus Ari Kuncoro<\/p>\n\n\n\n<p>Tahukah Anda tentang istilah Bagging dan Boosting? <\/p>\n\n\n\n<p>Bagging dan Boosting ini merupakan bagian dari metode ADVANCED supervised learning. Dikenal luas dengan nama Ensemble Learning. <\/p>\n\n\n\n<p>Bagging adalah singkatan dari Bootstraping Aggregating. Ide pembuatan modelnya adalah dengan dibangunnya sejumlah dataset dari sampling secara acak, lalu diterapkan algoritma supervised learning yang homogen terhadap masing-masing dataset. Hasil dari masing-masing model diagregasikan dengan cara <em>voting<\/em> (cari yang terbanyak) atau <em>averaging<\/em> (cari rata-ratanya).<\/p>\n\n\n\n<p>Boosting memiliki ide untuk melakukan pelatihan model yang homogen dan dilakukan secara berulang-ulang. Langkah pengulangan saat ini memiliki tujuan minimisasi error yang lebih rendah daripada langkah sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Agak rumit memang. Saya coba untuk memberikan analogi ini kepada Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Filosofi Bagging ini mirip dengan cara Anda belajar kelompok (Collaborative Learning). Sedangkan Boosting ini punya analogi yang selaras dengan belajar mandiri dan dilakukan secara berulang-ulang (Gradual Learning).<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Anda bisa belajar lagi tentang Random Forest, Adaboost, LightGBM, dan algoritma ensemble learning lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Kalideres, 30 Juni 2021<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tantangan Menulis Hari ke-92 Oleh: Bernardus Ari Kuncoro Tahukah Anda tentang istilah Bagging dan Boosting? Bagging dan Boosting ini merupakan &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118],"tags":[853,852,88,99,105],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2242"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2254,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242\/revisions\/2254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}