{"id":1240,"date":"2021-01-24T07:00:00","date_gmt":"2021-01-24T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/?p=1240"},"modified":"2021-01-24T09:10:21","modified_gmt":"2021-01-24T02:10:21","slug":"kenapa-harus-malu-kalau-itu-demi-kebaikanmu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/serba-serbi\/entertainment\/kenapa-harus-malu-kalau-itu-demi-kebaikanmu\/","title":{"rendered":"KENAPA HARUS MALU, KALAU ITU DEMI KEBAIKANMU?"},"content":{"rendered":"\n<p>Tantangan Menulis Hari ke-177<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh: Bernardus Ari Kuncoro<\/p>\n\n\n\n<p>Urat malu atas penampilan fisik atau&nbsp;<em>belief<\/em>&nbsp;yang&nbsp;aku&nbsp;yakini sudah&nbsp;jarang muncul beberapa tahun belakangan. Tidak terlalu mempermasalahkan apa kata orang lain. Apalagi yang intensinya menganggap remeh. Mengkerdilkan usaha yang menurutku patut dilakukan.&nbsp;Yang bisa memberikan <em>improvement<\/em> alias kebaikan saja <em>lah<\/em> yang didengar. Meskipun untuk memilahnya itu susah. Butuh diasah. <\/p>\n\n\n\n<p>Ingat kata kakakku dulu, satu kata dalam bahasa Jawa dan bermakna. &#8220;LUWEH&#8221;. Catatan, huruf E di sini bukan pepet, tetapi taling, seperti kata &#8220;p\u00e9nak, s\u00e9da, b\u00e9da&#8221;.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi ingat ketika masa-masa masuk kantor pada 2017 dan 2018. Di situ aku\u00a0seringkali membawa &#8216;rantang&#8217;. Bukan rantang yang bentuknya tingkat seperti ngirim rantang ke sawah, tetapi<em> lunchbox kece <\/em>bentuknya <em>flat square <\/em>yang bisa juga dimasukkan ke dalam tas. Sayang, saat ini benda itu sudah jarang dipakai, mengingat hampir setahun WFH. Bahan karetnya &#8216;meleleh&#8217; dan agak ragu untuk aku pakai lagi. Sepertinya butuh lembiru.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\"><figure class=\"alignright is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.static-src.com\/wcsstore\/Indraprastha\/images\/catalog\/full\/\/91\/MTA-3168136\/maspion_maspion-panda-enamel-rantang--4-susun-16-cm-_full02.jpg\" alt=\"Jual Maspion Panda Enamel Rantang [4 Susun\/16 cm] Online Januari 2021 |  Blibli\" width=\"300\"\/><figcaption>Rantang <\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Awalnya, kerajinanku bawa bekal ini menjadi pergunjingan alias pernyinyiran. Kaku amat sih, Mas. Jarang banget makan siang di luar. Namun aku jawab logis begini. Berapa lama Anda mengantre lift naik turun? Boleh ditambahkan dengan antre makanan. Mikirin milih menu. Belum lagi\u00a0waktu yang dihabiskan untuk kebingungan Anda mau bayar pakai dompet digital tertentu. OK, bisa ngobrol ha ha hi hi\u00a0<em>ngalor ngidul.\u00a0<\/em>Tapi kalau ditukar dengan effort nya, tidak BEP, bahkan cenderung defisit.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Singkat cerita&nbsp;banyak tim di kolega lingkaran pertamaku yang malah beralih membawa rantang masing-masing. Aku jadi banyak teman membawa bekal makan siang. Sempat malah dijuluki jadi geng rantang alias berhemat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari hasil makan siang berantang itu&nbsp;akhirnya ada diskusi terkait finansial dan lumayan dalam. Bagaimana cara mengatur waktu, tenaga, dan uang. Dan, ternyata jadi pembicaraan yang lumayan rame bin seru oleh seorang kolega, dek Amel, sapaan @ameliarianaa&nbsp;di Twitter.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"twitter-tweet\"><p lang=\"en\" dir=\"ltr\">2020 year in review. Married couple with 1 pet 0 kid. WFH + no traveling agenda. <a href=\"https:\/\/t.co\/cBUESSl0Fy\">pic.twitter.com\/cBUESSl0Fy<\/a><\/p>\u2014 Amelia (@ameliarianaa) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/ameliarianaa\/status\/1352421810411769858?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 22, 2021<\/a><\/blockquote> <script async=\"\" src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n\n\n\n<p>Lanjutkan! 80% saving dan investment itu luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa harus malu, kalau rantang itu demi kebaikanmu?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kalideres, 24 Januari 2021<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tantangan Menulis Hari ke-177 Oleh: Bernardus Ari Kuncoro Urat malu atas penampilan fisik atau&nbsp;belief&nbsp;yang&nbsp;aku&nbsp;yakini sudah&nbsp;jarang muncul beberapa tahun belakangan. Tidak &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,12],"tags":[400,402,49,403,404,401,399],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1240"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1240"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1240\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1242,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1240\/revisions\/1242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arikuncoro.xyz\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}