MEMENANGKAN HATI

Siapa yang tidak ingin hidupnya berkualitas dan dikelilingi oleh teman-teman yang bersifat mendukung? Siapa yang tidak ingin hidupnya dapat menarik hati dan mempengaruhi orang lain secara positif? Untuk mencapai hal tersebut tidak lain tidak bukan perlu dimulai dari diri sendiri.

How to Win Friends and Influence People by Dale Carnegie

Sebuah buku yang berjudul “How to Win Friends and Influence People” ini memaparkan 30 prinsip yang dapat Anda aplikasikan. Beberapa prinsip yang dibahas antara lain Anda tidak disarankan mengkritik, menghujat, atau menggerutu apalagi untuk orang yang pertama kali Anda temui, berikan opini yang jujur dan penghargaan yang tulus, dan ingatlah nama orang lain yang Anda temui.

Bagi yang masih memiliki kekurangan dalam bergaul dan ingin meningkatkan keahlian non-teknis, buku klasik yang sudah hampir 100 tahun lalu terbit ini masih relevan untuk zaman sekarang sekalipun.

Semoga setelah membaca buku ini, Anda dapat bergaul dengan mudah, mencari jodoh dengan cepat dan tepat. Khusus bagi para pria lajang bisa mengaplikasikannya ketika melamar pasangan Anda kepada camer. Ciyeeee… Congrats!

K-MEANS AND HIERARCHICAL CLUSTERING IN PYTHON

Tonight, 5 June 2020, I was assigned by IYKRA to deliver “Clustering” online class training at Data MBA Batch #3 program. I would like to show you the summary of the class. Here the agenda is.

  • Pre-Quiz (19:00 – 19:05)
  1. Theory of unsupervised learning: Clustering (19:05 – 19:20)
  2. K-Means Clustering (19:20 – 19:40)
  3. Hierarchical Clustering (19:40 – 20:00)
  4. Measurement Parameters for Clustering (20:00 – 20:15)
  5. Hands on and Exercise of K-Means Clustering and Hierarchical Clustering with Python (20:15 – 20:45)
  • Q & A (20:45 – 20:55)
  • Post-Quiz (20:55 – 21:00)

Note: The hands on will be delivered in Python (Point 5).

Continue reading “K-MEANS AND HIERARCHICAL CLUSTERING IN PYTHON”

Trend of Mobility Changes due to Pandemic

Tableau Dashboard of Mobility Changes

How Indonesians are moving around differently due to COVID-19 Pandemic? How their mobility trends changed for trip to workplaces, groceries and pharmacy, restaurants, parks, transit stations, or just staying at home?

Well, under the #covid19 pandemic, it’s time for us to work from home, study from home and worship at home. That advice was announced by Pak Jokowi for Indonesians (esp. Jabodetabek) on March 15, 2020. Look at this ‘spaghetti’ graph with the data sourced from Google Community Mobility Report below. Start from 15 March 2020, around +15% mobility trend changes for places of residences. (Note: mobility changes means two parameters how visits and length of stay at the places.) Around -15% mobility trend changes for places of work.

Continue reading “Trend of Mobility Changes due to Pandemic”

Sumber Pembelajaran Data Science

Berbahagialah kalian yang hidup di masa internet yang serba cepat sekarang ini. Sumber belajar dapat diperolah dari mana-mana, mulai dari buku, video, podcast, hingga kelas online. Saya rangkum beberapa sumber yang mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi kalian belajar. Sumber dari github saya di sini.

Inilah yang menjadi sumber inspirasi saya dalam membuat Kelas Online Data Science Foundation di IYKRA.

Continue reading “Sumber Pembelajaran Data Science”

Bagaimana Pola Perubahan Mobilitas Masyarakat sebelum dan selama Pandemi COVID-19?

Beberapa hari lagi, tepatnya tanggal 24 April 2020, saya akan membawakan materi di webinar IYKRA. Temanya adalah Analisis Perubahan Mobilitas Masyarakat selama Pandemi COVID-19.

Berdasarkan Data PHEOC Kemkes, per 13 April 2020 Indonesia sudah tercatat sedikitnya 4.557 kasus terkonfirmasi COVID-19 dengan 399 kasus meninggal dan 380 kasus sembuh. Diperkirakan akan tetap naik lagi dari hari ke hari. Ada yang memprediksi eksponensial seperti di Amerika Serikat, atau Sigmoid seperti di Tiongkok.

Continue reading “Bagaimana Pola Perubahan Mobilitas Masyarakat sebelum dan selama Pandemi COVID-19?”

Menjadi orang yang lebih mudah disukai

Di artikel kali ini aku akan bagi-bagi tips gimana caranya menjadi seseorang yang lebih mudah disukai. Satu hal yang pasti, orang yang disukai itu adalah orang yang menyenangkan. Orang yang jujur, tidak palsu, dan tidak dahaga akan perhatian. Tips ini akan berguna banget buat semua orang, terutama pebisnis dan pekerja di bidang data.

Biasanya, pebisnis atau pekerja mengenal dikotomi atasan, bawahan, dan peers (termasuk klien). Menurut orang bijak, life is not only about money, but also relationship. So… mari kita simak.

Continue reading “Menjadi orang yang lebih mudah disukai”

Sharing Gimana cara menjadi seorang Data Scientist Junior?

Beberapa hari yang lalu, bertepatan dengan Hari Ibu (versi Indonesia), tanggal 22 Desember 2018, aku diberikan kepercayaan oleh Mas Dian, owner babastudio.com untuk menjadi salah satu pembicara dalam acara “Learning From The Master”, di kampusnya di ruko kompleks ITC Permata Hijau Jaksel. Bagi yang belum tahu Babastudio itu apa, babastudio adalah school of website and consulting. Menyediakan jasa pembuatan website dan pelatihan ke berbagai lembaga seperti pemerintahan maupun swasta.

Continue reading “Sharing Gimana cara menjadi seorang Data Scientist Junior?”

A Start Guide to Play with Data

Start Guide to play with Data

A year ago, I was asked by one of my leader to convince him why a data scientist must use a high-end laptops. It is not a difficult answer if you have been working with data for about 1-3 months with a low-end spec laptop.

Well, the biggest painful work for data scientist is about data preparation, and it costs a lot of memory and storage.

What if your data big? What if you want to create an excel file with hundred thousands of row? What if you need to install softwares that are restricted by the IT team?

You need a workstation or a laptop with at least 16GB RAM and 1 TB Storage.
While, still … you still need a server!

Here the detail is. I sent this slide to my leader. He then provide me with the laptop that I need.

Just in case you need the similar justification, please download my slide here: A Start Guide to Play with Data.

Sharing Mobility Data Insights at Tech In Asia Conference 2018 Jakarta

You may see my previous post on this link: “Menimba ilmu di Tech in Asia (TIA) PDC 2017“. I didn’t actively contribute at that time. I just became an audience. Became someone who just listened to what speakers trying to provide.

But the day came, one year after, on October 24, 2018. I was trusted to become one of the speakers. I gave big Thanks to my leader: Mia Melinda, who trusted me to become a TIA speaker. The speaker means someone who give values to others. Someone who have to be responsible to not wasting 30 mins time of the super-busy audience. The audience who had spent time and money more than 1 mio rupiahs for just entering this 2 days-event.
Continue reading “Sharing Mobility Data Insights at Tech In Asia Conference 2018 Jakarta”

Kembali Mengajar, karena Diundang

Tahun 2018 sudah memasuki bulan Maret. Tak terasa. Jakarta masih saja panas, sehingga membuat sebagian besar penduduknya harus menyamankan diri dengan Air Conditioner (AC).  Tak terkecuali saya. Sebagai catatan pada saat saya menuliskan postingan ini, AC kamar tidur bocor dan belum sempat dibersihin karena tukangnya sibuk. Sudah hampir sebulan kejadian ini berlangsung, sehingga harus kita tampung dengan ember. lol. Dan pagi dini hari ini ceritanya epik, posisi embernya nggak pas… alhasil lantai basah dan mesti nge-pel di tengah tidur nyenyak ku.

Back to the topic about work.

Sejak bulan kedelapan di tahun yang lalu, saya mulai meniti karya di tempat yang baru. Artinya sudah tujuh bulan saya berkarya di tempat tersebut. Tidak mudah memang menjalaninya terutama dari sisi birokrasi yang terkesan kaku dan rempong dengan tetek bengeknya, per-HR-an yang tidak sesuai ekspektasi, dan beberapa alat penunjang kerja yang awalnya tidak memuaskan.

Tapi saya akan bertahan karena banyak positifnya. Orang-orang setim yang mau maju, mau memperbaiki, dan saling mendukung. Sepertinya Tuhan menjawab doa saya, mengingat di tahun 2017 saya tiga kali pindah kerja. Ini dia quote yang membuat saya kuat.

Saya percaya Tuhan pasti selalu menunjukkan jalan bagi orang yang percaya. Ibarat Musa ditunjukkan jalan oleh Tuhan untuk membebaskan kaum Israel dari perbudakan Mesir, demikian pula Tuhan menunjukkan saya jalan terbaik.

Kembali diminta mengajar.

Awal tahun 2017 ini saya mulai diminta untuk mengajar setelah rehat kira-kira hampir 9 bulan. Topiknya ya nggak jauh-jauh dari kerjaan tentang Data, R, SQL, Machine Learning, dan sebangsanya. Thank You IYKRA (Fajar dan Zizah) atas undangannya. Awalnya agak sulit, tapi kalau dijalani, ya OK juga. Saya sendiri merasakan dampak positif yang luar biasa, karena saya “dipaksa” untuk belajar, karena memang hal ini wajib dilakukan sebagai persiapan sebelum mengajar.

Selama dua bulan terakhir ini, saya sudah mengajar selama 4x. Lumayan banyak ya… Dan nanti bakalan ada lagi bulan April dan Mei. Terus terang saya senang mengingat hasilnya bisa dipakai untuk ganti dan pasang AC. 🙂 But, lebih dari itu, saya merasa senang kalau orang lain merasakan manfaat dari apa yang saya bagikan.

I believe I don’t have to wait until I am reach to share with others.

– BAK, 2018 –

Pertama, saya ngajar workshop di future force fair. Itu dihadiri oleh 180 peserta. Formatnya workshop tentang R. Anda bisa lihat materinya gratis tanpa dipungut pajak ataupun se-sen rupiah pun di sini. (Anda tinggal klik kanan, lalu “save Link as” atau “save target as”.

Ini beberapa foto saya ketika mengajar. Guanteng yo?

Kedua, saya ngajar ggplot2 dan dplyr. Materinya bisa didownload di sini.

Ketiga, saya ngajar sql for data analisis. Materinya bisa didownload di sini.

Keempat, saya ngajar advanced sql. Materinya bisa didownload di sini.

There will be more interesting story to tell when I teach and give speech. So, stay tuned!